Hai....
Hai teman, apa kabar? ^^ Finally tulisan ini lahir juga secara perlahan buat dibaca bagi yang suka baca setelah 1 tahun lebih baru bisa memberikan keberanian untuk menulisnya. Jadi gini, ga semua orang itu mau ngomong yang akan memberikan kesan, "Beban di pundak kamu ga seberat itu, km bisa cerita sama teman-teman kamu, keluarga kamu, dst" Spesial martabak telor ini wkwkwk, aku kebetulan bukan penganut seperti itu, aku cerita ketika antara hati dan otak udah sinkron, maksudnya gini, semakin aku bercerita, maka semakin hal hal yang tidak ingin kudengar malah bikin hati tersentuh, dan akhirnya pikiran ikut merasakan, apa yg terjadi? Kata, yang sabar ya dan seterusnya, malah jadi bikin, "aku tahu itu kata penting, tapi kata tsb malah jadi bikin, apakah sampai saat ini aku belum sabar? Belum kuat menghadapi? Bisa nggak pilih kata lain?” Jahat ya? Wkwkwk kalo kata mbak BCL yanhg sangat kusetuju banget, "jangan nyuruh kita kuat, suatu saat kita akan kuat dengan sendiriny...